Erha1 merupakan produk Pembersih wajah yang diformulasikan khusus untuk kulit normal dan juga kering. Mengandung AHA, DMAE serta D-Panthenol sehingga produk ini tidak hanya dapat bekerja sebagai sabun cuci muka, akan tetapi bisa juga untuk melembabkan kulit, dan mengangkat kotoran sekaligus sel kulit mati yang menyebabkan wajah tampak kusam. Tidak hanya itu, kandungan Niacinamide didalamnya berfungsi untuk melawan tanda-tanda penuaan dini serta bekerja sebagai antioksidan, sehingga kulit Adapununtuk membuat bahan eksfoliasi kulit ialah dengan mencampurkan ½ cangkir kopi ke dalam 1 cangkir gula merah, 2 sdt susu, dan 1 sdm madu. Lalu campurkan secara merata, kemudian oleskan perlahan ke permukaan wajah dan gosok perlahan. Kemudian bilas dengan air. biCEddb. Jakarta Beberapa tanda-tanda kulit yang benar-benar bercahaya adalah kulit terhidrasi dengan baik, memiliki pelindung yang kuat, dan mendapat dukungan dari dalam ke luar. Tanpa salah satu dari faktor-faktor tersebut, kulit akan terlihat kering dan kusam. Sementara, untuk mencapai kulit bercahaya membutuhkan waktu dan dedikasi bagi banyak orang. Utamanya, bagi mereka yang rentan terhadap kulit kering atau kusam pada awalnya. Nah, mengutip dari laman Mindbodygreen, terdapat tiga tips yang kerap diremehkan padahal bisa membantu kulitmu dari kering menjadi lembap dan sehat. Mau tahu? Simak ulasannya di bawah ini!Hindari mengeringkan wajah dengan handuk Walaupun sederhana, cara ini sebaiknya tidak dilakukan. Biarkan air meresap ke dalam kulit dan kering dengan sendirinya. Saat wajah sedikit lembap, aplikasikan serum dan pelembap. Jika menggunakan serum asam hialuronat atau pelembap humektan apa pun yang mengandung lidah buaya, gliserin, atau HA, ini akan benar-benar membantu formula bekerja dengan baik. Bahan-bahan ini menghidrasi kulit dengan menarik air ke dalam epidermis. Jadi semakin banyak air yang ditarik, semakin baik. Ingat, jangan gunakan retinol atau chemical exfoliant pada kulit lembap, karena tidak membutuhkan air untuk menembus dermis. Melainkan, biarkan wajah benar-benar kering sebelum mengoleskan retinol atau exfoliant, lalu dilanjutkan dengan pelembap. Skincare mengandung HA dapat membuat kulitmu terasa lebih kenyal dan sehat. Foto Ilustrasi. Dok. skincare asam hialuronat HA Secara alami kamu memiliki asam hialuronat di kulit. Itulah sebabnya kamu dapat menemukan HA di banyak suplemen kulit. Asam hialuronat secara topikal memiliki beberapa manfaat, antara lain - Meningkatkan hidrasi kulit - Lebih sedikit garis halus yang terlihat - Meningkatkan kekenyalan kulit Beberapa suplemen ini juga mengandung bahan-bahan seperti kolagen, vitamin C, biotin, dan pendukung kulit lainnya agar benar-benar kenyal dan menghaluskan kulit. Cuci muka dengan air dingin untuk mengurangi peradangan pada kulit. Foto Ilustrasi. Dok. muka dengan air dingin Membersihkan kulit dengan air hangat, baik saat mandi atau di wastafel, bisa membuat kulit kering. Pasalnya, air hangat memiliki kemampuan untuk menghilangkan minyak dan lipid pelindung alami dari kulit. Itulah sebabnya dokter kulit merekomendasikan untuk mencuci muka dengan air biasa tidak terlalu hangat dan tidak terlalu dingin. Namun, membilas dengan air dingin sebenarnya dapat membantu meredakan kulit kering dan teriritasi. "Ini juga dapat mengurangi iritasi, gatal, atau kemerahan, membantu menenangkan kondisi atopik," ujar dokter kulit bersertifikat Ava Shamban, pendiri SKINFIVE. Karena suhu dingin dapat membantu mengurangi peradangan. Pastikan suhunya tetap dingin, tidak beku, karena air yang terlalu dingin dapat membuat sirkulasi darah membeku dan kulitmu akan memerah. yyy Kulit kusam bisa disebabkan oleh beragam hal. Mulai dari perawatan kulit yang salah, polusi udara, kelelahan, kurang olahraga, kurang tidur, dan pengaruh pola hidup yang tidak sehat. Untuk mengatasinya, ada beberapa cara mencerahkan kulit kusam yang mudah dilakukan. Perawatan mengatasi kulit kusam di klinik kecantikan mudah ditemukan. Namun, jika Anda tidak memiliki dana lebih, tak perlu risau dan memaksakan diri. Anda dapat melakukan cara-cara sederhana, termasuk memanfaatkan bahan-bahan alami, untuk mengatasi kulit kusam. Berbagai Cara Mengatasi Kulit Kusam Untuk mengatasi kulit kusam ada beberapa perawatan sederhana yang mudah dilakukan, sehingga kulit akan nampak lebih cerah 1. Rutin membersihkan wajah Untuk mengatasi kulit wajah kusam, hal pertama yang harus dilakukan adalah rutin membersihkan wajah. Anda disarankan untuk membersihkan wajah sebanyak dua kali dalam sehari, yaitu pada pagi dan malam sebelum tidur. Agar sisa kotoran yang menempel di kulit benar-benar terangkat, jangan lupa untuk mengaplikasikan toner. 2. Gunakan pelembap sesuai jenis kulit Setelah wajah sudah benar-benar bersih, jangan lupa untuk mengaplikasikan pelembap. Namun jangan sembarang memilih, pastikan Anda menggunakan pelembap sesuai dengan jenis kulit. Bagi yang memiliki kulit kering, pilih pelembap yang mengandung asam hialuronat, dimetikon, gliserin, dan lanolin. Untuk Anda yang memiliki kulit berminyak, disarankan memakai pelembap wajah yang berlabel nonkomedogenik. Sementara bagi yang memiliki kulit sensitif, pilih pelembap wajah yang hipoalergenik dan bebas pewangi karena lebih “ramah” di kulit. 3. Pakai masker alami Menggunakan masker secara rutin mampu membuat tampilan kulit kusam terlihat lebih cerah. Ada beragam bahan masker alami untuk kulit kusam, seperti Pepaya Masker yang terbuat dari campuran buah pepaya dan nanas mampu mengangkat kulit kering dan kulit mati penyebab kulit kusam. Jika Anda rutin melakukan perawatan ini sekali dalam seminggu, maka kulit akan terlihat lebih cerah dan bercahaya. Untuk membuat masker ini, mencampurkan 1 sendok teh jus nanas segar ke dalam ¼ cangkir pepaya mentah yang telah dihaluskan. Aduk hingga keduanya tercampur rata lalu aplikasikan ke wajah dan leher selama 15-20 menit. Selain menggunakan masker pepaya, Anda juga dapat menggunakan sabun pepaya. Putih telur Putih telur juga bisa dijadikan sebagai bahan alami mencerahkan kulit kusam. Cara memanfaatkan putih telur sebagai masker cukup mudah. Kocok putih telur hingga mengembang dan oleskan secara merata ke kulit wajah. Tunggu sampai kering lalu bilas dengan air. Kunyit Bahan alami berikutnya yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi kulit kusam adalah kunyit. Kunyit mengandung antioksidan dan antiinflamasi sehingga dapat membuat tampilan kulit terlihat lebih kenyal, cerah, dan bercahaya. Untuk mendapatkan manfaat kunyit ini, campurkan 1 sendok teh kunyit dengan 1 sendok teh madu dan 1 sendok makan yoghurt. Aduk hingga tercampur sempurna dan aplikasikan ke wajah selama 15 menit dan bilas dengan air bersih. 4. Lakukan eksfoliasi Tak hanya menggunakan masker, Anda juga disarankan untuk melakukan eksfoliasi wajah secara rutin. Eksfoliasi wajah akan mengangkat sel kulit mati, mencerahkan kulit, menyamarkan garis kerutan dan mencegah pori-pori tersumbat. Anda yang memiliki kulit normal cenderung kering, disarankan untuk melakukan eksfoliasi 1-2 kali dalam seminggu. Sementara itu, untuk kulit kombinasi dan berminyak, eksfoliasi bisa dilakukan sebanyak 3-4 kali dalam seminggu. Eksfoliasi dapat dilakukan di klinik kecantikan ataupun di rumah. Bagi yang ingin melakukannya di rumah, Anda dapat memanfaatkan kopi bubuk. Caranya mudah, cukup campurkan ½ cangkir kopi bubuk dengan 1 cangkir gula merah, 2 sendok teh susu, dan 1 sendok teh madu. Campur hingga merata dan aplikasikan ke kulit wajah yang telah dibersihkan. Gosok secara perlahan setidaknya selama 3-4 menit, sebelum dibilas dengan air bersih. Selain melakukan perawatan kulit tersebut, lindungi kulit Anda dari paparan sinar matahari dengan mengoleskan tabir surya. Paparan sinar matahari langsung dapat membuat tampilan kulit menjadi lebih kusam, bahkan membuat warna kulit tidak merata. Anda dapat melakukan berbagai cara mengatasi kulit kusam seperti disarankan di atas. Selain itu, Anda disarankan untuk mulai menjalani gaya hidup sehat dengan cara mengonsumsi makanan sehat, perbanyak konsumsi air putih, rutin berolahraga dan berhenti merokok. Dengan menerapkan kebiasaan ini, masalah kulit kusam dapat diatasi dengan baik, sehingga Anda tampil dengan kulit cerah. Bila Anda merasa kesulitan merawat kulit kusam, konsultasikan perawatan yang tepat pada dokter kulit. Skincare untuk kulit kering, kusam, dan beruntusan tentu tidak tersedia dalam satu produk saja. Pasalnya, perawatan kulit memerlukan cara yang menyeluruh, mulai dari tahap pembersihan hingga melembapkannya. Untuk itu, apa sajakah produk dan rangkaian perawatan kulit yang tepat? Simak penjelasannya di bawah ini. Rangkaian skincare untuk kulit kering, kusam, dan beruntusan Perlu Anda ketahui, kulit kering memang rentan mengalami beruntusan, salah satu penyebabnya yaitu keratosis pilaris. Kondisi ini bermula dari kumpulan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori kulit, terutama kulit pipi. Keratosis pilaris semakin parah pada cuaca kering. Penyumbatan ini membuat kulit Anda terasa kasar, berbintik-bintik kecil, dan warnanya lebih gelap daripada kulit asli. Untuk mengatasinya, sebaiknya Anda memilih rangkaian produk skincare untuk kulit kering, kusam, dan beruntusan berikut ini. 1. Pembersih berbahan dasar minyak Idealnya, ada dua tahapan untuk membersihkan wajah, yakni pembersih yang diusap dan sabun wajah atau kerap disebut double cleansing. Produk skincare pembersih untuk kulit kering, kusam, dan beruntusan akan lebih baik bila memiliki kandungan minyak atau cleansing oil. Produk yang satu ini terbukti lebih efektif mengangkat sisa debu, make up tahan air, hingga tabir surya atau sunscreen. Keunggulan tersebut membuat Anda tidak perlu lagi menggosok wajah dengan keras sehingga tidak mengikis minyak alami kulit dan lapisan pelindungnya atau skin barrier. Tidak hanya itu, cleansing oil terbukti lebih baik dalam menghapus sisa-sisa tabir surya tahan air. Riset terbitan Journal of Cosmetic Dermatology 2020 bahkan menemukan bahwa pembersih berbahan dasar minyak mampu menyisakan residu sunscreen tahan air hingga 3% saja. Sementara itu, pembersih biasa masih meninggalkan residu sebesar 5,8 persen. Studi ini juga menyimpulkan bahwa pembersih berbahan dasar minyak mampu mengurangi risiko kulit iritasi dan kering. 2. Sabun muka dengan surfaktan lembut Sabun muka berguna untuk membersihkan sisa cleansing oil dan residu yang tidak dapat terangkat pada tahap sebelumnya. Hanya saja, sabun pembersih wajah muka justru menjadi salah satu produk yang kerap membuat kulit Anda lebih kering. Sabun wajah menggunakan bahan surfaktan atau bahan pembersih yang bekerja dengan cara mengangkat minyak dan kotoran pada permukaan kulit. Meski mampu membersihkan dengan optimal, beberapa bahan surfaktan yang terdapat pada sabun cenderung keras sehingga mengangkat minyak alami kulit. Untuk itu, Anda sebaiknya menghindari bahan surfaktan seperti sodium lauryl sulfate dan sulfate disodium laureth sulfosuccinat pada produk skincare sabun muka untuk kulit kering, kusam, dan beruntusan. Sebagai gantinya, cuci muka Anda dengan sabun yang menggunakan bahan berikut ini sodium laureth sulfate, cocamidopropyl betaine, laureth-2 sulfate, dan alkyl glucoside. 3. Toner eksfoliasi mengandung AHA Eksfoliasi atau pengelupasan kulit mati bisa berisiko jika dilakukan pada kulit kering. Bila tidak dilakukan dengan tepat, eksfoliasi justru membuat kulit semakin kering, bahkan iritasi. Pemilihan produk skincare, seperti toner, yang tepat justru membantu mengangkat penyumbatan sel kulit mati penyebab kulit kering, kusam, dan beruntusan. Sebagai bahan eksfoliasi, pilih skincare yang mengandung asam alfa hidroksi AHA. Mengutip penelitian yang terbit pada jurnal Clinical, Cosmetic, and Investigational Dermatology 2015, AHA terbukti efektif mengangkat sel kulit mati yang menyumbat pori-pori. Selain itu, kandungan ini juga membantu merangsang produksi asam hialuronat atau bahan yang menghidrasi dari dalam kulit. Umumnya, produk skincare AHA mengandung lactic acid dan glycolic acid. Tak jarang, Anda juga bisa menemukan bahan lainnya, seperti malic acid, citric acid, tartaric acid, dan mandelic acid. 4. Toner untuk hidrasi Tipe kulit kering memiliki jumlah minyak alami yang lebih sedikit. Kulit kering pun rentan mengalami kekurangan air. Dalam hal ini, minyak alami berperan penting untuk menahan air dari penguapan. Oleh karena itu, toner ini berguna untuk mengembalikan kadar air yang hilang. Tidak hanya itu, jenis toner hidrasi juga berfungsi menjaga kelembapan kulit setelah eksfoliasi. Bahan-bahan yang direkomendasikan pada skincare untuk kulit kering, kusam, dan beruntusan ini adalah bahan yang bersifat humektan. Kandungan ini mampu menarik air dari lingkungan dan mengirimnya ke struktur kulit bagian terluar. Beberapa bahan humektan yang bisa Anda pilih, di antaranya gliserin, panthenol, hyaluronic acid, sorbitol, propylene glycol, dan butylene glycol. 5. Pelembap tanpa alkohol denat Kandungan alkohol denat kerap ditemukan pada produk pelembap wajah. Sayangnya, kandungan ini membuat kulit semakin kering karena mampu mengikis minyak alami kulit. Hindari bahan alkohol denat yang Anda temukan pada label kemasan, di antaranya isopropyl alcohol, methyl alcohol, methanol, dan ethyl alcohol. Meski demikian, ada pula jenis alkohol yang justru baik untuk melembapkan kulit, yakni fatty alcohol. Alkohol ini memiliki susunan tertentu sehingga baik untuk memberikan minyak pada kulit kering. Pilihlah produk-produk pelembap dengan fatty alcohol, seperti cetearyl alcohol, stearyl alcohol, cetyl alcohol, dan arachidyl alcohol. Selain itu, Anda bisa menggunakan pelembap dengan bahan-bahan yang menjaga minyak alami kulit dan skin barrier, seperti ceramide, urea, peptide, dan vitamin E. Hal serupa juga berlaku jika Anda memilih tabir surya untuk melengkapi produk skincare untuk kulit kering, kusam, dan bruntusan. Cara merawat kulit kering, kusam, dan beruntusan Tidak hanya memilih produk perawatan kulit, langkah perawatan yang tepat mampu mengatasi kulit yang kering, kusam, dan beruntusan. Lantas, apa saja yang harus dilakukan? 1. Hindari penggunaan scrub Scrub adalah bulir-bulir yang diklaim mampu mengeksfoliasi kulit mati. Meski demikian, penggunaan scrub justru merusak skin barrier. Rusaknya skin barrier membuat kulit semakin kering dan mengalami iritasi akibat gesekan butiran yang kasar. Jadi, andalkan toner untuk mengangkat sel kulit mati agar kondisi kulit tetap terjaga. 2. Gunakan tabir surya pada siang hari Sunscreen adalah salah satu produk yang turut menjaga kelembapan kulit. Paparan sinar ultraviolet dari matahari ternyata mampu mengurangi kadar hidrasi pada kulit. Kulit pun rentan lebih kering, bahkan penuaan kulit tak dapat dihindari. Untuk itu, pastikan Anda mengoleskan tabir surya saat matahari telah bersinar terang sebanyak dua jari. Ulangi pemakaian setiap dua jam, terutama bila Anda berada di luar ruangan. Pastikan Anda juga menggunakan sunscreen dengan SPF minimal 30. 3. Hindari mencungkil beruntusan Beruntusan yang muncul terkadang membuat risih sehingga Anda ingin menghilangkannya segera. Anda mungkin tak tahan menekan dan mengorek beruntusan, padahal ini justru berbahaya untuk kulit Anda. Kulit Anda rentan terpapar bakteri dan kotoran lainnya yang berasal dari telapak tangan. Hal ini bisa memicu jerawat. Lebih parah, mencungkil beruntusan menyebabkan luka hingga muncul penyakit kulit lainnya akibat infeksi. Penggunaan skincare untuk kulit kering, kusam, dan beruntusan harus diimbangi dengan cara merawat dengan tepat. Jika Anda memulai untuk menghilangkan beruntusan, lakukan secara bertahap. Anda bisa memulai pemakaian skincare setiap seminggu sekali selama sebulan, lalu naikkan intensitasnya secara perlahan. Pilih kandungan eksfoliasi yang rendah terlebih dahulu untuk mengetahui toleransi kulit. Jangan lupa jaga hidrasi kulit dan kadar minyak alaminya agar kulit tetap lembap dan tidak mudah beruntusan.